Untuk
sobat yang gemar trafelling, wisata mangrove banyuurip ujungpangkah inilah
cocok untuk sobat yang gemar selfie-selfie, karena keunikan dan keindahan
wisata ini, untuk para pengunjung kali pertama para pengunjung akan di suguhkan
pemandangan pohon cemara di kiri dan kanan jalan setelah pintu masuk. Setelah itu
lpengunjung bisa juga melihat area pembibitan pohon mangrove yang berjumlah
kurang lebih 65 ribu bibit. Sangat unik bukan, itu belum apa-apa itu masih
jalan masuknya saja. Belum lagi di lokasi tepatnya.
Untuk
keindahan tempat ini juga terdapat jembatan katu yang menjadi tempat untuk bisa
menyaksikan keindahan alam hutan bakau di sekitar jembatan tersebut, dan ada
juga perahu yang siap mengantar para wisatawan untuk mengitari dan
melihat-lihat di sekitar wilayah hutan mangrove tersebut.
Menurut
warga sekitar. Wisata ini di buka sejak tahun 2015 lalu, awalnya tempat ini Cuma
di tanami mengrove demi menghindari abrasi pantai, dan lama kelamaan banyak bibit-bibit
mangrove yang tumbuh, luas lahan mangrove ini kurang lebih 2 hektar dan di
fasilitasi 2 joglo dan joging track, masih minim sih tapi tempat ini juga
sering di adakan program penanaman bibit mangrove.
Untuk
sobat yang ingin pergi ke tempat ini mudah saja, sobat bisa melewati jalur
utara menuju wisata pasir putih delegan sampai di balai desa banyu urip sobat
belok saja ke kiri tepatnya memasuki gang kecil dan sobat lurus saja, sobat
akan tiba di kawasan mangrove tersebut.
Perlu
sobat ketahui, untuk tiap pengunjung sobat akan di kenakan biaya parkir sebasar
2 ribu rupiah.






No comments:
Post a Comment